PENGARUH TUMPANGSARI BEDA UMUR BAWANG DAUN (Allium fistulosum L.) – KUBIS KROP (Brassica oleraceae L. var. capitata kv. Gloria osena) TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KUBIS, SERTA NISBAH KESETARAAN LAHAN

Abstrak

Kubis krop dan bawang daun merupakan tanaman sayuran yang banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia.  Kedua jenis tanaman tersebut dapat dibudidayakan secara tumpangsari beda umur.  Tujuan penelitian untuk menentukan pola tanam yang berpengaruh baik terhadap pertumbuhan dan hasil kubis, serta nisbah kesetaraan lahan. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK), terdiri atas 6 perlakuan dengan ulangan  4  kali. Nisbah kesetaraan lahan (NKL) dihitung guna mengetahui produktivitas lahan. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tumpangsari beda umur tanaman bawang daun di antara tanaman kubis kultivar Gloria osena, tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil kubis. Dari empat pola tanam tumpangsari tanaman bawang daun di antara tanaman kubis, tidak terdapat pola tanam yang berpengaruh baik terhadap pertumbuhan dan hasil kubis. Produktivitas lahan pada pola tanam Kubis – Bawang Daun – Bawang Daun – Kubis, di antara kubis dalam barisan kubis ditanami pula dengan Bawang Daun, merupakan pola tanam yang paling produktif dengan nisbah kesetaraan lahan (NKL) 1,61.

Comments are closed.